oleh

Bupati Bogor Minta Seluruh Camat Bersinergi dalam Percepatan Vaksinasi

CIBINONG-Bupati Bogor, Ade Yasin instruksikan seluruh camat meningkatkan sinergitas dengan Koramil, Polsek, MUI, KUA, kepala Puskesmas dan para kepala desa serta stakeholder lainnya untuk bersama sama menangani pandemi termasuk mempercepat proses vaksinasi. Hal tersebut dikatakan Ade Yasin saat memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh camat se-Kabupaten Bogor secara virtual di Pendopo Bupati, Jumat (30/7). Rakor dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah, Dandim 0621, Kapolres Bogor, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Program vaksin massal di tingkat kecamatan yang telah berjalan selama ini setiap hari Senin dan Rabu dengan jumlah minimal 2.000 per kegiatan atau 4.000 per minggu sangat efektif menambah jumlah sasaran, bahkan sampai tanggal 29 juli 2021 sudah mencapai 740.803,” ungkap Ade.

Baca Juga  Jumlah Pasien Covid-19 di RSUD Temanggung Turun

Ade menjelaskan, saat ini kita sedang fokus pada pencapaian target minimal 20% dari jumlah penduduk pada awal Agustus, sudah divaksin. Satgas Kecamatan adalah koordinator pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya.

“Camat harus berkoordinasi dengan Koramil dan Polsek untuk membantu mobilisasi masyarakat untuk divaksin. Koordinasi dengan MUI, KUA, tokoh masyarakat agar membantu menyosialisasikan kepada masyarakat soal pentingnya vaksinasi,” tandasnya.

Baca Juga  Peringatan Harlah ke-75 Sukoharjo Jadi Momentum untuk Bangkit dari Pandemi Covid-19

Kemudian, lanjut Ade, soal pembiayaan camat dapat mulai mengajukan permohonan bantuan operasional sentra vaksinasi di tingkat kecamatan. Tahap pertama ini semua kecamatan mendapatkan 15 juta untuk operasional, tapi tahap berikutnya disesuaikan dengan target yang dicapai. Jika Satgas kecamatan bisa menyelesaikan target sasaran per kegiatan, maka baru bisa mengajukan permohonan pencairan berikutnya.

Baca Juga  Ibu Hamil Terkonfirmasi Positif Covid-19 Diisolasi Terpusat

Bupati Ade Yasin menambahkan, minggu awal sampai minggu ketiga bulan Juli keterisian rumah sakit atau BOR tempat tidur isolasi dan ICU di atas 90%, per hari Kamis 29 Juli 2021 jam 12.00 keterisian BOR di angka 70,54 persen untuk tempat tidur dan 82,50% untuk BOR ICU.

“Kabar ini tentunya menggembirakan yang terus kita pertahankan agar target kita minimal menurunkan satu level di awal Agustus bisa tercapai,” ungkapnya. (*/cr1)

Sumber: banten.siberindo.co

News Feed